Sabtu, 10 April 2010

liburan Paskah 2010



Halo...
lagi-lagi, bapak dan ibu kelupaan untuk nulis blog buat Edo. Bulan April ini, Edo genap berusia 2,5 tahun.
Paskah kemarin, bapak pulang ke Surabaya. Seneng ya pasti lah. Tapi liburan kali ini nggak ada ceritanya pergi ke luar kota. Paling cuma jalan-jalan di Surabaya dan sekitarnya. Abis, ibu juga nggak bisa libur kerja lama dan mesti ke gereja terus mulai Kamis sampai Sabtu. Dua foto keluarga itu diambil di rumah opa oma sepulang dari misa Jumat Agung. Jarang-jarang banget loh kami sekeluarga bisa ngumpul lengkap. Ada opa, oma, pakde Tomi, bude Popi, bapak, ibu, mbak Descha, dan Edo.

Oia,
Edo sekarang makin doyan makan cokelat dan es krim. tapi sama ibu, Edo nggak boleh banyak-banyak mengonsumsinya. Kata ibu cokelat dan es krim bikin batuk dan pilek. Untung aja sampai sekarang Edo baik-baik aja meski makan cokelat dan es krim. Untuk cokelat, Edo nggak begitu doyan cokelat biasa. ''Edo mau cokelat putih aja," katanya.

Edo juga sekarang hobi banget main bola. Nggak berhenti-berhenti kalo main. ''Mau sama ibu main bola," gitu kata Edo kalo mau ngajak ibunya main bola. Main bolanya juga nggak kenal waktu.
Itu gara-gara Edo sering jalan-jalan ke lapangan diajak opa ngeliat mas-mas main sepak bola. Jadinya, Edo pengen nyobain juga. Biasanya main bola di lapangan waktu pagi atau sore.
Tapi, kalau siang, Edo lebih sering main di carpark atau di ruang tamu rumah Rewwin. Nggak panas sih.
Ada yang bikin ibu kaget. Ketika itu bola masuk ke bawah kursi. Sedangkan kursi itu terhalang meja. Ibu tanya ke Edo, ''Edo bisa ambil sendiri bolanya?" Edo langsung jawab, ''Bisa." Dengan santainya, Edo menggeser mejanya dulu kemudian mengambil sapu untuk menggapai bola di bawah kursi. ''Nah, Edo bisa, ibu," kata Edo yang diiringi tepuk tangan ibu.

Ada lagi yang bikin orang rumah cuma menggeleng-geleng kepala. Edo suka banget coret-coret di tembok. Nggak cuma tembok dalam rumah, tapi juga tembok ruang tamu. ''Ibu, Edo bikin garis gelombang," gitu kata Edo. Atau suatu saat Edo pamer ke oma, ''Oma, Edo bikin garis putus-putus, trus ada gambar satu, dua, tiga, trus ada gambar awan putih." Ibu, opa, dan oma cuma bisa mengela napas panjang.
Ibu udah berkali-kali bilang kalau mau nulis, Edo harus di kertas dan meja yang sudah disediakan. Tapi,Edo lebih suka di tembok. Luas banget, sih. Warnanya macem-macem. Ibu ngasih Edo crayon dan pensil warna. Jadi, Edo tinggal pilih warnanya. Hehe...

Edo juga paling doyan main ayunan dan serodotan. Wah, kalau udah ada ayunan dan serodotan, bisa lupa waktu deh...Saking sukanya mainan itu, Edo bercita-cita, kalo sekolah nanti mau mainan ayunan dan serodotan. Karena itu, Edo dengan tegas bilang ''Tidak mau'' waktu ikut free trial di beberapa sekolah yang mirip PG. Alasannya, ''Edo mau sekolah yang ada ayunan sama serodotannya."
Makanya, Ibu nyerah deh sekarang, nggak lagi nyoba-nyoba masukin Edo ke sekolah. Hehe...

Eh, balik lagi ke Liburan Paskah, yuk. Kemarin, Edo dan keluarga sempat foto bersama. Lucu deh hasilnya. Trus, Edo juga jalan-jalan ke Waterpark bareng mbak Descha, bapak, ibu, dan pakde bude. Edo juga dimanjain sama bapak dengan makan es krim di Plasa Marina dan di Haagen Dasz. Hmmm...enak banget.
Kalo cokelat? Wah, Edo udah puas banget ngabisin cokelat oleh-oleh ibu dari Malaysia.

Bapak juga kaget loh waktu Edo bisa main otopet. ''Kayak Pooh dan tiger, bapak," kata Edo sambil niruin gaya Pooh dan Tiger yang naik otopet. Edo juga baru bisa ngegoes sepeda kecilnya. Makin lucu ya Edo...

0 komentar:

Poskan Komentar

silakan dikomentari